Nasi dan Jagung

Keduanya sama-sama dikenal sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia. Keduanya sama-sama disukai dan memiliki manfaat bagi kesehatan dan metabolisme tubuh.

Namun ada baiknya jika Anda mengkonsumsi nasi dan jagung secara bergantian. Selain lebih variatif dan tak membosankan, jagung ternyata memiliki kelebihan yang tak dimiliki beras.

Kandungan zat prokaroten (protein, karbohidrat dan sedikit lemak) dalam jagung akan tersimpan di jaringan kulit, sehingga akan berfungsi sebagai pelindung terhadap sinar ultra violet.
Kandungan zat prokaroten (protein, karbohidrat dan sedikit lemak) dalam jagung akan tersimpan di jaringan kulit, sehingga akan berfungsi sebagai pelindung terhadap sinar ultra violet.

Jika beras memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan sangat baik untuk antara lain, mengontrol berat badan, membantu memproduksi serotonin yang bisa membuat suasana hati lebih baik, serta membantu memecah lemak, maka jagung pun memiliki manfaatnya sendiri.

Jagung kaya lemak nabati sehingga sering diolah untuk diambil minyaknya yang merupakan sumber asam lemak omega-6 yang bermanfaat dalam proses pertumbuhan anak, menjaga kesehatan kulit, mencegah penyakit jantung, dan stroke. Jagung juga kaya akan nutrisi sehat, seperti vitamin B1 yang biasa digunakan untuk membantu metabolisme karbohidrat, vitamin B5 yang membantu fungsi fisiologis. Juga kaya folat, yang membantu tubuh membentuk sel-sel baru dan vitamin C yang berfungsi membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit.

Menurut para ahli kesehatan dengan mengkonsumsi jagung secara teratur, kandungan zat prokaroten (protein, karbohidrat dan sedikit lemak) dalam jagung akan tersimpan di jaringan kulit, sehingga akan berfungsi sebagai pelindung terhadap sinar ultra violet. Wah...ternyata dengan makan jagung, kulit pun akan mendapat tabir surya alami!

Jagung sendiri sebenarnya merupakan tanaman tua. Penduduk asli Amerika sangat memuja tanaman jagung. Bagi mereka jagung tidak hanya sebagai makanan pokok tapi juga menjadi ikon penting yang mewakili tradisi mitologi peradaban suku Maya, Aztec, dan Inca. Di Indonesia, budidaya tanaman jagung sudah dilakukan sejak 10.000 tahun yang lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bila teman suka dengan tulisan di atas
saya berharap teman-teman menuliskan komentarnya
tapi tolong komentar yang sopannya
mari kita jaga sopan santun di dunia maya ini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...